Taman Nasional Bromo Tengger Semeru berada di 4 (empat) wilayah administratif yaitu Kabupaten PasuruanKabupaten MalangKabupaten Lumajang dan Kabupaten Probolinggo. Memiliki luas wilayah sekitar 5.250 ha yang membentang sepanjang 20 km dari barat ke timur dan sepanjang 40 km dari utara ke selatan, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru telah ditetapkan sejak tahun 1982.

Terdapat beberapa jalur untuk menuju ke TN BTS yaitu :

  1. Melalui Probolinggo dengan rute : Probolinggo – Tongas – Sukapura – Ngadisari – Cemorolawang – Gunung Bromo
  2. Melalui Pasuruan dengan rute : Pasuruan – Purwodadi – Wonokitri – Pananjakan – Gunung Bromo
  3. Melalui Malang dengan pilihan rute :
  4. Malang – Tumpang – Jemplang – Gunung Bromo
  5. Malang – Purwodadi – Wonokitri – Penanjakan – Gunung Bromo
  6. Melalui Lumajang dengan rute : Lumajang – Senduro – Ranupani – Pendakian Gunung Semeru

Pendakian Gunung

Bagi wisatawan yang menyukai olahraga alam terbuka yang menantang khususnya pendakian gunung dapat mendaki dengan jalur pendakian Gunung Watangan, Gunung Widodaren, Gunung Kursi, Gunung Bromo, Gunung Batok, dan melewati lautan pasir bagian utara dan selatan. Namun disarankan untuk didampingi para petugas kehutanan setempat mengingat beberapa area tersebut rawan longsor. Dari puncak Gunung Batok para pendaki akan disuguhi pemandangan yang indah luar biasa dari Kawasan lautan pasir, padang savanna, Gunung Watangan, Widodaren, Kursi, Bromo dan Semeru.

Padang Savana

Padang Savana membentang di sebelah selatan Gunung Bromo. Padang ini berubah warna mengikuti musim. Saat musim hujan bagaikan permadani berwarna hijau, dan berubah berwarna kuning saat sedang bersemi dan Ketika musim kemarau warnanya berubah menjadi cokelat. Wisatawan dapat menikmati keindahan panorama alam, udara yang sejuk dan angin semilir.

Lautan Pasir

Saat berjalan melalui area Jamplang, wisatawan akan melihat lautan pasir yang sangat luas mengelilingi Bromo. Di musim kemarau pasarinya akan menjadi sangat halus dan kering sehingga mudah tertiup angin. Suara pasir yang tertiup angin menyerupai suara bisikan, oleh karena itulah pasir disini juga disebut sebagai whispering sand atau pasir berbisik.

Pura Poten

Pura ini diganakan sebagai tempat peribadatan yang terletak di tengah-tengah lautan pasir Gunung Bromo. Selain itu Pura Poten dipercaya sebagai tempat sacral yang memiliki keuatan magis karena selalu terhindar dari letusan Gunung Bromo.

Yadnya Kasada

Yadnya Kasada adalah upacara keagamaan tahunan yang diselenggarakan oleh suku Tengger untuk memberikan sesembahan kepada Tuhan. Untuk merayakannya, suku Tengger membawa hasil bumi dan ternak ke pura, kemudian mereka berdoa dengan dipimpin Dukun atau tokoh masyarakat setempat, kemudian dilanjutkan dengan berjalan menaiki lereng Gunung Bromo menuju kawah Bromo untuk melemparkan sesembahan. Upacara ini banyak menarik wisatawan domestic dan mancanegara.

Pemandangan Matahari Terbit

Daya tarik utama TN BTS adalah keindahan matahari terbit yang bisa disaksikan melalui 4 (empat) view point yaitu Pananjakan, Seruni, Bukit King Kong dan Bukit Cinta. Pananjakan view point lebih dikenal oleh para wisatawan sehingga ramai dikunjungi setiap hari. Seruni Point baru diresmikan pada tahun 2018 namun juga cukup ramai pengunjung setiap harinya. Bukit Cinta terletak di ketinggian 2.680 mdpl dan cukup populer dengan tembok besar bertuliskan Love Hill sebagai tempat berfoto. Sedangkan Bukit Kingkong merupakan titik paling ramai antrean Jeep sebelum mencapai Puncak Penanjakan. Lokasi ini bisa menjadi alternatif apabila Puncak Penanjakan sudah ramai dengan wisatawan.

Pengunjung dapat membeli paket wisata (termasuk jasa pemandu wisata / tour guide dan Jeep) yang banyak ditawarkan di hotel dan penginapan sekitar Gunung Bromo.

Sedangkan untuk tiket masuk berwisata ke Gunung Bromo harus dilakukan reservasi terlebih dahulu melalui website : www.bookingbromo.bromotenggersemeru.org.

Menunggang Kuda

Pengunjung dapat menunggang kuda sepanjang lereng gunung Bromo. Jangan khawatir apabila belum terbiasa menunggang kuda, karena pemilik kuda akan membantu dan mendamingi berkeliling. Rute yang dapat dilalui dengan menunggang kuda adalah Cemorolawang, Lautan Pasir, Gunung Bromo atau Bukit Savana.

Gunung Semeru

Gunung Semeru adalah gunung tertinggi di Pulau Jawa yang memiliki ketinggian 3.676 mdpl dengan puncak tertinggi bernama Mahameru. Gunung ini termasuk jajaran gunung berapi aktif di Jawa Timur yang secara administrative berada di Kabupaten Malang dan Lumajang. Puncak gunung Semeru dapat dilihat dari Kawasan gunung Bromo. Pemandangan yang indah, udara yang sejuk dan kesan yang spektakuler menjadi alasan utama tujuan para pecinta alam dan petualang untuk mendaki gunung Bromo. Pada tanggal 17 Agustus Puncak Semeru akan ramai dikunjungi pendaki guna memperingati Hari Kemerdekaan RI dan Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih.

Ranu Pani

Danau ini terletak di ketinggian 2000 mpdl dengan luas 279 ha, yang merupakan pos pertama (starting point) pendakian gunung Semeru. Para pendaki wajib emdaftarkan diri dan mengisi formular pendaftaran di kantor informasi pos Ranu Pani.

Ranu Kumbolo

Ranu Kumbolo merupakan danau yang terletak di lembah dengan ketinggian 2.390 mpdl dengan luas 12 ha. Danau ini memiliki warna yang menakjubkan dan pemandangan yang indah. Fasilitas yang tersedia adalah tempat camping, tempat istirahat dan kamar mandi. Ranu Kumbolo dapat ditempuh dengan jalan kaki selama kurang lebih 4 jam dari Ranu Pani.

Gallery

Attraction Lainnya

Blitar Park

            Blitar Park terletak di Dusun. Pojok, Kec. Garum, Kabupaten…

Read More