Pemandian Bektiharjo merupakan daya tarik wisata legendaris di Kabupaten Tuban yang memiliki usia puluhan tahun. Airnya yang selalu jernih, tidak pernah surut serta tempatnya yang asri menjadikan Bektiharjo sebagai tempat wisata yang cukup populer. Pemandian dengan sumber mata air alami ini diyakini sebagai peninggalan Raden Danur Wendo dari Kadipaten Tuban, yang sejak abad XIII sudah berfungsi sebagai sumber air minum. Pemandian ini berjarak sekitar 5 Km dari Kota Tuban dan terletak di desa Bektiharjo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban. Pemandian ini banyak dikunjungi oleh mereka yang ingin melewati waktu dengan berenang atau hanya sekedar rekreasi keluarga. Selain berenang di kolam renang, pengunjung juga bisa bermain bersama kera-kera jinak yang ada di area wisata.

Di Pemandian Bektiharjo ini, pengunjung akan disuguhkan rimbunnya pepohonan besar yang berusia sudah ratusan tahun. Lingkungan sekitar pemandian memang masih sangat alami. Banyak terdapat pohon pohon besar menaungi tempat Pemandian Bektiharjo ini, meskipun sudah mengalami beberapa kali renovasi, namun keberadaan pohon besar itu tetap dipertahankan. Tak heran, suasana disana sangat sejuk, meski di tengah musim panas sekalipun. Ditambah dengan membaurnya hewan kera di sekitar pemandian, menjadi suasana alami dan menjadi nilai plus wisata ini.

Di sini terdapat 2 sendang atau kolam pemandian. Yang pertama adalah Sendang Lanang atau kolam khusus laki-laki yang terletak di bagian utara, dan Sendang Wadon atau kolam khusus untuk wanita yang terletak di sisi selatan. Namun, seiring berjalannya waktu, pemisahan fungsi dua sendang ini hanya tinggal sebutan. Para pengujung yang datang bisa berenang secara bebas bersama-sama. Saat ini, Sendang Wadon berubah fungsi menjadi kolam renang dengan standar nasional, dan pengunjung pun bebas menggunakan kolam renang ini. Sementara Sendang Lanang, kini menjadi tempat mandi yang sangat sejuk untuk mereka yang hanya ingin bermain-main di dalam air. Selain itu terdapat pula kolam renang untuk anak-anak dan beberapa jenis alat permainan yang bisa digunakan oleh setiap pengunjung.

Sejarah Pemandian Bektiharjo ini, diyakini masyarakat setempat berkaitan erat dengan asal usul Tuban. Sejumlah sumber menceritakan, seorang Adipati bernama Raden Arya (RA) Dandang Wacana, mendapat wangsit atau pesan gaib untuk membuka alas papringan (hutan bambu) sebagai pemukiman. Namun kedatangan putra Adipati Lumajang itu bertepatan musim kemarau, sehingga kawasan hutan bambu menjadi sangat tandus.  Namun dengan kesaktiannya, Dandang Wacana kemudian mencabut sebatang bambu dan seketika tanah bekas bambu itu mengeluarkan air (sumber air). Dalam bahasa Jawa, metu banyune. Berasal dari kata meTU BANnyu itu muncul nama Tuban.

Untuk berwisata di Pemandian Bektiharjo, pengunjung akan dikenakan biaya masuk sebesar Rp. 8.000 (dewasa) dan Rp. 5.000 (anak-anak). Pemandian Bektiharjo buka setiap hari mulai pukul 08.00-17.00 WIB. Bagi pengunjung yang tidak mahir berenang disediakan pula persewaan pelampung.

Gallery

https://drive.google.com/drive/folders/1gQeTVUyEi5PS7cowi2WWEGjapBcQjGGI

Attraction Lainnya


Taman Suruh

Agro Wisata Tamansuruh merupakan destinasi wisata berbasis pertanian di Banyuwangi,…

Read More


Setia Fun

Setia Fun merupakan salah satu destinasi wisata yang sangat indah….

Read More