Surabaya merupakan Kota bisnis terbesar di Area timur pulau Jawa. Surabaya sejak dulu Memang terkenal dengan perusahaan-perusahaan besarnya, salah satu perusahaan terbesar di kota Surabaya Sampoerna. Perusahaan rokok terbesar di Indonesia, yang sayangnya saat ini sudah bukan sepenuhnya milik Indonesia lagi, karena sahamnya sekarang dipegang oleh PT Philips Morris Amerika. Rokok Sampoerna punya sejarah panjang dari tahun 1913 ketika Liem Seeng Tee memulai bisnisnya sebagai bisnis rumahan dan penjualan eceran rokok Kretek.

PT HM Sampoerna Tbk. (“Sampoerna”) dibangun di atas pondasi yang tersusun dari tembakau dan cengkeh. Perusahaan ini adalah salah satu perusahaan rokok yang tertua dan juga salah satu produsen rokok kretek (tembakau dan cengkeh) terkemuka, produk khas Indonesia.

Pendiri Sampoerna, Liem Seeng Tee, memulai bisnisnya pada tahun 1913 dengan memproduksi dan menjual kretek linting tangan di rumahnya di Surabaya. Bisnis kecil inilah menjadi langkah pertama Sampoerna dalam memproduksi dan memasarkan rokok kretek. Sampai kahirnya saat ini Sampoerna tumbuh menjadi perusahaan dengan aset terbesar di Indonesia.

Tentang Museum House of Sampoerna Surabaya

Terletak di kawasan “Surabaya lama”, gedung megah bergaya kolonial ini dibangun pada tahun 1858 dan sekarang menjadi situs bersejarah yang terus dilestarikan.

Auditorium sentral bangunan ini yang difungsikan menjadi museum. Bagian timur gedung  difungsikan sebagai ruangan untuk kafe, kios merchandise dan galeri seni. Sedangkan, bangunan di sisi barat tetap menjadi rumah tinggal keluarga pemilik.

Kunjungan ke Museum House of Sampoerna (HOS) menawarkan pengalaman yang benar-benar unik bagi pengunjung. Mulai dari cerita tentang keluarga pendiri, sampai melihat dari dekat proses pembuatan rokok linting yang masih dilakukan secara manual. Rokok yang di produksi di gedung ini adalah merek Dji Sam Soe.

Di dalam museum kafe, pengunjung bisa membeli berbagai souvenir yang berkaitan dengan gedung Sampoerna ini, seperti: miniatur peralatan tongkat rokok tradisional, cengkeh, buku dan kemeja.

Sejarah Museum House of Sampoerna

Bangunan museum yang didirikan pada tahun 1862 ini awalnya digunakan sebagai panti asuhan. Namun, pada tahun 1932, bangunan ini dibeli oleh pemilik perusahaan rokok Sampoerna, yaitu Lim Seeng Tee, untuk dijadikan lokasi pembuatan rokok Sampoerna pertama kalinya.

Saat ini, gedung ini masih berfungsi sebagai tempat produksi salah satu produk rokok paling bergengsi di Indonesia, Dji Sam Soe.

Dalam peringatan ulang tahun ke-90 Sampoerna di tahun 2003, kompleks utama selesai renovasi dan terbuka untuk umum difungsikans  bagai Museum.

Alamat  Museum House of Sampoerna

House of Sampoerna berada di Jalan Sampoerna No 6, Krembangan Utara, Pabean Cantian, Kota Surabaya.

Lokasi gedung tidak berada di pinggir jalan utama sehingga harus masuk ke gang. Untuk bisa sampai ke Museum House of Sampoerna, rute tercepat melalui masuk gang di sebelah Jembatan Merah Plaza. Dengan mengikuti petunjuk arah pengunjung akan dituntun Sampai lokasi. Kalau lewat jalan utama malah harus menggunakan jalur memutar dan memakan waktu sampai 20 menit

Tiket Masuk Museum House of Sampoerna Surabaya

Gratis. Untuk memasuki museum House of Sampoerna Surabaya pengunjung tidak dikenakan biaya alias gratis.

Ini kemungkinan berkaitan dengan niat awal dari pendirian museum yang bukan ber tujuan komersil, namun bertujuan untuk menjaga warisan sejarah keluarga Sampoerna. Juga sebagai bentuk tanggung jawab sosial dari keluarga Sampoerna mengenalkan sejarah kepada masyarakat.

Namun Pengunjung jangan sampai lupa membawa Kartu Tpengunjung Pengenal (KTP) karena peraturan kunjungan hanya memperbolehkan yang memiliki KTP saja yang bisa masuk.

Jam Buka Museum House of Sampoerna Surabaya

Museum ini buka dari pukul 09.00 hingga 19.00 WIB.

Gallery










https://drive.google.com/drive/folders/1umvskoTg_xr8fykSjHPZDefY7JERcugs

https://www.youtube.com/watch?v=XHOmBV4js_E

Attraction Lainnya