Kampung Kemasan merupakan perkampungan yang terdapat beberapa bangunan rumah kuno dengan gaya arsitektur Eropa dan Cina. Perkampungan tersebut terletak di daerah kemasan (200m di sepanjang Jl. Ny. Ag. Arem-arem)  berjarak sekitar 700 m alun-alun Kota Gresik. Nama Kemasan konon bermula pada keberadaan seorang pengrajin emas yang bernama Bak Liong. Karena kualitas/hasil kerajinannya yang bagus, maka banyak orang yang memesan perhiasan kepadanya. Lama kelamaan kampung tempat pengrajin emas itu tinggal disebut Kampung Kemasan.

Beberapa bangunan yang ada di kampung ini tergolong bangunan tua yang berpotensi sebagai Bangunan Cagar Budaya karena usia bangunan yang lebih dari 50 tahun (rata-rata antara 50-100 tahun dibangun pada tahun 1909 M), keunikan arsitektur, dan sejarah yang melatarbelakanginya. Gaya arsitektur Eropa dapat dilihat pada pilar-pilar penyangga atap, jendela dan pintu relatif besar, serta ornamen pada dinding/ pilaster. Sedangkan gaya arsitektur Cina dapat dilihat pada atap dan pemakaian warna serba merah.

Gallery

https://drive.google.com/drive/folders/13cRCE3lzJx37PMe6_AmABIbM1_UAab0k

Attraction Lainnya