Air terjun Coban Rondo terletak di Desa Pandesari Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, sekitar 12 km dari pusat Kota Batu. Akses jalan sangat memadai, dapat dilalui oleh kendaran roda 2 hingga bus wisata.

Coban merupakan kata lain dari air terjun. sementara rondo berarti janda. Nama Coban Rondo diyakini berasal dari sebuah cerita rakyat tentang sepasang pengantin bernama  Dewi Anjarwati dari Gunung Kawi dan suaminya Raden Baron Kusuma dari Gunung Anjasmara. Setelah usia pernikahan mencapai 36 hari atau dikenal dengan istilah selapan, Dewi Anjarwati mengajak suaminya berkunjung ke Gunung Anjasmara.
Sempat dilarang pergi oleh orang tuanya, tetapi keduanya bersikeras melanjutkan keinginannya. Hingga akhirnya, sesampainya di tengah jalan, pasangan suami istri itu bertemu dengan Joko Lelono. Joko Lelono yang tidak jelas asal usulnya terpikat dengan kecantikan Dewi Anjarwati dan berusaha untuk merebutnya dari tangan Raden Baron. Perkelahian pun terjadi, Raden Baron lalu meminta agar Dewi Anjarwati disembunyikan di tempat yang ada air terjunnya. Sementara itu, perkelahian sengit selama tiga hari tiga malam terjadi antara Joko Lelono dan Raden Baron. Hingga akhirnya keduanya sama – sama meninggal. Sejak saat itu, Dewi Anjarwati berstatus janda atau rondo.

Coban Rondo dikelola oleh PT. Palawi Risorsis yang telah mengembangkan menjadi kawasan wisata. Disini pengunjung tidak hanya dapat menikmati keindahan air terjun saja, tetapi juga banyak wahana permainan seru untuk dicoba seperti Taman Labirin, Fun Tubing, Paint Ball, Flying Fox, sepeda tandem, dan ATV. Selain itu juga terdapat wahana satwa dan kebun, Daun Cokelat Café, homestay hingga camping ground bagi yang ingin bermalam.

Gallery

https://drive.google.com/drive/folders/147dlVrvBdWG2gr3wOdVr-i530a4OLOrM

Attraction Lainnya