Surabaya yang merupakan kota metropolitan  mempunyai berbagai  macam daya tarik wisata, mulai dari wisata belanja,  wisata buatan, wisata bahari, taman taman wisata sampai wisata budaya (cagar budaya dan wisata sejarah). Salah satu benda purbakala peninggalan sejarah yang masih terjaga dengan baik sampai sekarang dan terletak di pusat kota, adalah Arca Joko Dolog.

Arca Joko Dolog merupakan peninggalan kerajaan Singosari yang terletak di Jl. Taman Apsari, kurang lebih 300 meter di seberang Gedung Negara Grahadi yang juga merupakan bangunan cagar budaya. Arca Joko Dolog ini dulunya hendak dibawa ke Belanda untuk dijadikan koleksi Museum Leiden. Namun karena kapal muatannya penuh, arca ini pun ditinggalkan begitu saja oleh pemerintah Belanda di sebuah bangunan yang kini adalah SMA Trimurti di Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, yang berjarak hanya sekitar 300 meter dari lokasi Arca Joko Dolog.

Menurut para sejarawan Arca Joko Dolog ini merupakan perwujudan dari Prabu Kertanegara, Raja Singosari yang terakhir, yang dikenal karena kebijaksanaannya dan pengetahuannya yang luas dalam bidang hukum.

Pada bagian lapik atau dudukan Arca Joko Dolog terdapat prasasti berupa sajak, memakai huruf Jawa kuno, dan berbahasa Sansekerta, namun sampai sekarang belum ada sejarawan yang dapat membaca atau mengartikan prasasti tersebut.

Di lokasi Arca Joko Dolog juga terdapat arca-arca yang lebih kecil di jalan masuk menuju arca Joko Dolog serta sebuah tempayan air sebagai tempat air suci yang terletak di bagian sebelah kiri pintu masuk. Arca-arca kecil tersebut didatangkan dari Gunung Penanggungan dan tidak ada hubungannya dengan Arca Joko Dolog, hanya sebagai pelengkap koleksi saja.

Gallery

Attraction Lainnya

Goa Lebar

Goa Lebar berlokasi di Kelurahan Dalpenang, Kecamatan Kota Sampang, Kabupaten…

Read More