Arca Dwarapala berada di empat penjuru batas Kota Tulungagung yang didasarkan pada Candrasengkala Memet yang berbunyi “ Dwi Rasekso Sinabdo Ratu” yang menunjuk angka 1752. Arca Dwarapala merupakan sebuah  patung penjaga pintu  masuk atau gerbang dalam ajaran Buddha yang memuja ajaran Dewa Shiwa berbentuk manusia maupun hewan. Keberadaan  arca ini tersebar dalam 4 penjuru Kota Tulungagung salah satunya ialah Arca Dwarapala yang terletak disebelah timur Desa Beji Boyolangu  kelurahan Tamanan. Untuk mengetahui Arca Dwarapala  ini ketika kita datang dan masuk  ke wilayah Kota Tulungagung akan bertemu sepasang arca yang mengapit  Terbentuknya arca-arca ini terjadi karena adanya pemindahan Ibu kota Kabupaten Ngrowo (Kauman) dari Kauman ke Kuta Anyar (Tulungagung).  

Arca Dwarapala merupakan arca yang sangat bersejarah dan harus dilindungi  dan dilestarikan oleh masyarakat setempat.Kata Dwarapala  berasal dari bahasa Sanskerta Dwara/ dvara yang berati pintu dan pala yang berarti penjaga, Yang terkenal di Pulau Jawa yaitu kata Gupala yang identik dengan raksasa berwajah menyeramkan, bertubuh kekar dan membawa gada sebagai senjatanya. Arca Dwarapala Tulungagung dahulunya merupakan sebuah makhluk astral yang berwujud seperti raksasa. Namun, Keberadaan  mereka merupakan hal yang positif, karena makhluk tersebut bertujuan untuk menjaga dari hal-hal yang tidak baik, tidak untuk menganggu.  Pada zaman dahulu Arca Dwarapala berfungsi sebagai penjaga pintu  tempat-tempat suci dan penting bagi orang-orang kerajaan.

Arca Dwarapala mempunyai filosofi – filosofi yaitu sebagai pembatas kota dan penolak bala dengan maksud agar kota Tulungagung ini terhindar dari mara bahaya dan adapula yang mengatakan bahwa arca ini sebagai penangka atau penanda hari. Namun, arca dwarapala merupakan sebagai penanda bahwa adanya pemindahan ibukota Kabupaten Kauman ke Kota Anyar (Tulungagung).  Arca Dwarapala  ini menjadi daya tarik karena bentuk arca yang sangat unik, tidak mewakili kerajaan Dwarapala yang telah ada baik dari sisi bentuk ada yang mempunyai posisi yang berhadapan, memakai kuncir dan masih banyak lagi. Arca Dwarapala merupakan sebuah arca asli dari Kabupaten Tulungagung bukan dari era kerajaan seperti Kerajaan Majapahit. Arca Dwarapala disimbolkan sebagai dua raksasa yang menjaga pintu  masuk  dengan badan besar mempunyai taring, duduk dengan jongkok serta mempunyai rambut panjang dengan membawa gada yang dipikul di pundaknya.

Gallery

https://drive.google.com/drive/folders/1t4lHwrvXZ6rga9w5e1bu6EX76NL3ghvP

Attraction Lainnya


Mondoleko

Mondoleko merupakan salah satu wisata alam yang terkenal di Banyuwangi….

Read More